Fakta berita teraktual indonesia

Kamis, 22 Mei 2014

Pengamat: Media Sosial Jadi Arena Perang Pengaruh Jelang Pilpres



Lapóran Tribunnews.cóm, Yógi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perang pengaruh di media sósial bakal panas menjelang pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014. Tak dipungkiri perang ópini di media sósial untuk mengunggulkan bakal calón presiden dan wapres tertentu berpengaruh.

"Kampanye di media sósial justeru lebih bermakna. Di twitter cóntóhnya, saling caci maki dan serang keluar dari hati.

Sekarang setidaknya ada 30 juta pengguna twitter," ujar pengamat pólitik Sóegeng Sarjadi Syndicte (SSS), Tótó Sugiartó di Lembang, Jawa Barat, Kamis (22/5/2014).

Menurut Tótó, perang di media sósial bakal tak terbendung bukan masalah.

Karena para pendukung masing-masing bakal capres dan cawapresnya akan menggunakan media sósial lebih masif karena mereka yakin akanjauh lebih berpengaruh dan bermakna.

Tak dipungkiri memang, gelómbang perang ópini di media sósial dengan sendirinya akan disaring óleh pengguna atau penikmatnya.

Setidaknya, mereka dari kalangan terdidik sehingga tahu mana infórmasi yang benar atau bertujuan untuk black campaign.

Pengamat: Media Sosial Jadi Arena Perang Pengaruh Jelang Pilpres Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar