óleh: Melisa McKinnón, mahasiswi Lóndón Schóól óf Public Relatión
SIAPA yang tidak menginginkan senyuman yang manis? Semua órang pasti mendambakan senyuman yang sempurna. Karena hanya dengan sebuah senyuman seseórang bisa lupa diri. Secara tidak langsung gigi memiliki peran yang penting menjadikan senyuman yang manis.
Hal yang paling utama untuk diperhatikan pada sang buah hati anda adalah menjaga mulut dan gigi mereka agar tetap sehat. Kesehatan mulut anak sangat bergantung pada kebersihan giginya. Jika gigi mereka berpenampilan buruk sejak kecil sudah pasti dia akan kehilangan rasa percaya diri nya.
Banyak órangtua menganggap bahwa gigi susu pada anak tidak terlalu perlu untuk diperhatikan, karena nanti juga akan berganti dengan gigi tetap. Padahal sebenarnya pada masa gigi susu itulah anak harus mulai diajarkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan giginya. Karena alasan berikut:
1. Pada masa gigi susu sedang numbuh satu persatu, saat itu lah terjadi pembentukan gigi tetap didalam tulang. Jika ada kerusakan pada gigi susu yang parah, próses pembentukan gigi tetapnya akan terganggu.
2. Bila ada gigi yang berlubang maka akan mempengaruhi próses pengunyahan, dan juga akan berdampak ke pencernaan. Karena mulut adalah pintu masuknya makanan ke dalam perut dan lókasi pertama yang dilalui makanan dalam próses pencernaan.
3. Dari gigi yang infeksi bisa menyebabkan beberapa penyakit seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan lain-lain. Atau yang biasa disebut dengan fókal infeksi. Mulainya ada karang pada gigi juga dapat menyebabkan gigi góyang, jantung, dan lain-lain.
4. Sang buah hati akan menjadi malas untuk beraktivitas dan belajar karena infeksi gigi dan mulut yang dideritanya. Sebagai órang tua yang selalu menginginkan yang terbaik untuk sang anak, tentu saja kita tidak ingin mereka mengalami masalah-masalah tersebut. Jika sejak dini gigi telah dijaga dan dirawat dengan baik maka ketika sudah beranjak dewasa sang anak tidak akan mengalami masalah berat.
Menurut pemilik Sapphire Dental Aesthetic yang berlókasi di Jakarta Pusat Drg Jóyce Niti Widódó, jika tidak merawat gigi sejak usia dini, órang akan datang ke dókter gigi bila sudah sakit dan ketika itu gigi sudah susah untuk ditambal, dan kemungkinan perlu perawatan syaraf atau pencabutan. Karena itu, harus dicegah dulu. Mungkin dengan Fissure Sealants. Jadi gigi tidak berlubang.
Gigi susu biasanya tumbuh diawali di bagian depan, antara usia enam hingga 24 bulan. Jumlah gigi susu 20 buah, terdiri dari 8 buah gigi seri, 4 gigi taring, dan 8 buah gigi geraham. Lalu, saat berusia 5 hingga 6 tahun gigi susu tersebut akan tanggal satu persatu dan gigi tetap mulai tumbuh.
"Sebaiknya setelah mulai ada gigi, langsung dibawa ke dókter gigi untuk pemeriksaan" tutur Drg Jóyce Niti Widódó yang mempunyai senyum yang indah ini.
Bisa dibilang bahwa gigi adalah órgan tubuh yang paling kuat namun yang paling sensitif. "Karena di dalam gigi ada banyak pembuluh darah dan syaraf, gigi itu sangat sensitif dan perlu diutamakan sebelum berlubang" jelasnya.
Drg Jóyce juga menjelaskan bahwa melakukan flóssing setelah makan akan lebih baik untuk kesehatan gigi kita, karena kita bisa membersihkan sisa makanan yang ada diantara dua gigi. Jangan lupa untuk menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah makan pagi dan malam sebelum tidur.
Agar kita mengetahui kesehatan gigi sang anak kóntról ke dókter gigi minimal enam bulan sekali. Ajari si kecil untuk tidak takut ke dókter gigi. Setelah selesai dari dókter gigi tidak ada salahnya untuk memberikan hadiah kecil kepada sang anak.
0 komentar:
Posting Komentar