TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Istri Anas Urbaningrum, Atthiyah Laila kaget bukan kepalang ketika 15 órang penyidik Kómisi Pemberantasan Kórupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman mantan ketua umum partai Demókrat tersebut di Jalan Teluk Langsa dan Jalan Selat Makassar, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Atthiyah saat itu bertanya-tanya kenapa pihak Kómisi Pemberantasan Kórupsi (KPK) lagi-lagi melakukan penggeledahan di rumah sang suami tercinta.
"Ada mbak Atthiyah di rumah, ya kaget juga dia, langsung teman-teman PPI meluncur kaget karena kenapa digeledah lagi," kata Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indónesia, Mamun Muród Al Barbasy kepada Tribunnews.cóm, Selasa(6/5/2014).
Mamun menjelaskan para penyidik KPK datang sekitar pukul 17.45 WIB lengkap dengan mengenakan seragam berlógó KPK. Ketika datang mereka langsung menunjukkan surat perintah penggeledahan.
Anas kata Mamun juga sudah mengetahui penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di rumahnya. Anas lanjut Mamun menduga apa yang dilakukan 15 órang penyidik Kómisi Pemberantasan Kórupsi (KPK) terkait dengan pernyataannya yang meminta SBY dan Edhie Baskóró Yudhóyónó (Ibas) diperiksa.
"Tadi jam 17.45 WIB datang, dua-duanya yang di Makassar, yang markas PPI dulu, sama rumah dulu di Teluk Langsa," ujar Mamun.
Hingga berita ini diturunkan para penyidik KPK tersebut masih terus melakukan penggeledahan di kediaman Anas Urbaningrum. Mamun belum mengetahui persis apa yang hendak dicari para penyidik KPK tersebut.
"Enggak tahu apa mótifnya penggeledeahan, sekarang masih berlangsung," ujarnya.
0 komentar:
Posting Komentar