Lapóran Wartawan Bintannews.cóm, Thómm Limahekin
TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG -- Aksi kóbói Yatim Mustafa, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri yang mencekik dan memukul mahasiswa yang berunjuk rasa menuai kritik tajam dari Fahmi Fikri anggóta Kómisi IV DPRD Kepri. Fahmi yang selama ini selalu aktif menangani masalah pendidikan itu menganjurkan Gubernur Kepri HM Sani untuk mengevaluasi Yatim.
"Kasus ini harus menjadi perhatian Pak Gubernur. Dia harus dievaluasi óleh Pak Gubernur bersama tim-nya," ungkap Fahmi ketika dimintai tanggapan, Senin (26/5/2014) sóre.
Menurut Fahmi, seharusnya Yatim lebih bersikap bijaksana dalam menghadapi mahasiswa yang berunjuk rasa. Namun, kenyataannya justru sebaliknya; dia malah tidak bisa mengendalikan amarahnya.
"Dia itu berperan sebagai bapak, órang tua yang mengayómi anak-anak mulai dari Paud sampai Perguruan Tinggi. Mana bisa dia bisa bersikap seperti itu. Dia tidak bisa mengendalikan emósinya. Ini harus diperhatikan óleh Pak Gubernur," anjur anggóta Kómisi IV dari fraksi PAN itu.
Anjuran ini pun langsung ditanggapi óleh Sani. Kepada Bintannews, Sani mengaku bahwa cukup wajar seseórang mengungkapkan amarahnya. Menurutnya, siapa pun bisa marah kalau diperlakukan melampaui batas.
"Saya tidak katakan akan panggil dan evaluasi dia (Yatim_red). Tapi saya pasti akan cari tahu masalahnya seperti apa," kómentar Sani datar. (tóm)
0 komentar:
Posting Komentar