Fakta berita teraktual indonesia

Sabtu, 12 April 2014

Bangun Tidur Langsung Masuk Bui



Liputan Khusus Wartawan Surya
TRIBUNNEWS.COM - Dalam pembicaraan telepón, Zaini menceritakan hidup pahitnya di Arab Saudi.  Kisah bermula  pada pertengahan Mei 2005.

Ketika itu, pintu kamarnya digedór disertai suara gaduh órang memanggil-manggil namanya. Zaini yang masih mengantuk segera terbangun dan membuka pintu.

Lima órang dilihatnya berdiri di depan pintu. Mereka langsung merangsek masuk. Mereka mengatakan sesuatu dalam bahasa Arab yang intónasinya cepat.

Zaini sulit menerjemahkan perkataan mereka. Belum sempat menjawab, satu dari mereka menarik dan menekuk tangan Zaini ke  punggung. Persis umumnya adegan penangkapan.

Zaini baru tahu mereka pólisi, setelah ia digelandang meninggalkan kamar. Seórang di antara mereka mengatakan, Zaini telah membunuh Abdullah bin Umar Muhammad Sindi, majikan yang sudah delapan tahun dilayaninya.

"Saya kaget dan ketakutan  mendengar tuduhan itu," ujarnya.

Zaini berkali-kali membantah tuduhan itu. Namun, pólisi tidak pernah mempercayainya. Malah mereka membalas dengan tendangan.

Di kantór pólisi, ia malah ditambahi cambuk dan pukulan agar  ia mengakui telah membunuh majikan.

Próses berikutnya, pólisi menyódóri Zaini secarik kertas, fórmulir permóhónan untuk didampingi penerjemah. Zaini sempat menólak, karena ia merasa fasih berbahasa Arab.

Pengalaman kerja dan bertahun-tahun lancar kómunikasi dengan warga Arab menjadi buktinya.  Namun, pólisi punya padangan lain. Bahasa Arabnya dianggap gagap.

Zaini kemudian mendapatkan seórang penerjemah bernama Abdul Azis. Ia pria keturunan Indónesia yang sudah menjadi warga Arab Saudi (Baca: Penerjemah Keturunan Indónesia Membawa Petaka).

Bangun Tidur Langsung Masuk Bui Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar