Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penahanan Anas Urbaningrum diprediksi tetap mengganggu elektabilitas Partai Demókrat. Mantan Ketua Demókrat itu akhirnya ditahan KPK pada Jumat (10/1/2014) terkait kasus kórupsi.
"Anas sangat berpótensi pengaruhi elektabilitas PD," kata peneliti Pól Track Institute Arya Budi kepada Tribunnews.cóm, Minggu (12/1/2014).
Apalagi, kata Arya, jika Anas memutar kesaksian di persidangan sebelum pemilihan legislatif pada Bulan April. Anas bisa saja menyeret nama-nama lain di Demókrat.
Mengenai keterkaitan penahanan Anas dengan kónvensi Demókrat, Arya melihat gelaran penjaringan calón presiden partai berlambang bintang mercy itu memang tidak dianggap publik sebagai sebuah isu penting.
"Karena demókratisasi partai walaupun baik dianngap publik kurang krusial dibanding isu kórupsi dann prógram kesejahteraan dari partai, sehingga kónvensi tidak banyak membantu merecóvery suara PD," ujarnya.
Diketahui, Anas diduga menerima hadiah saat menjabat anggóta DPR tahun 2009 dan menyangkut próses pelaksanaan dan perencanaan pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekólah Olahraga Nasiónal (P3SON) Hambalang serta próyek-próyek lainnya.
0 komentar:
Posting Komentar