JAKARTA - Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kemenperin, Imam Haryono mengaku lega proyek pembangunan Pelabuhan Cilamaya, di Karawang, Jawa Barat tidak jadi dibatalkan.
Kemenperin, lanjut Imam, hanya sebagai instansi yang berada di pihak pengguna (user) karena proyek Pelahuhan Cilamaya sangat dinantikan oleh industri-industri yang berada di kawasan tersebut. Imam mengaku di wilayah tersebut banyak terdapat industri elektronik dan otomotif. "Sebagai user kami sangat mendukung proyek itu," sebutnya.
Menurut Imam, dengan adanya Pelabuhan Cilamaya, ongkos transportasi atau logistik pabrik-pabrik di wilayah Karawang bisa terpangkas karena tidak perlu lagi menggunakan jalur darat. Biasanya mereka harus mengalami kemacetan dan biaya tinggi untuk menuju pelabuhan Tanjung Priok. "Ongkos logistik mereka bisa turun 30 persen," jelasnya. (mia/wir/end)
portal fakta dan berita indonesia terbaru
Berita lainnya : Pulang dari Pasar Mampir ke Masjid, Eh...Usai Salat Motor Lenyap
0 komentar:
Posting Komentar