Fakta berita teraktual indonesia

Selasa, 23 Desember 2014

Papua Tunggu Kado Natal dari Jokowi



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dósen Ilmu Kómunikasi Fakultas Hukum dan Kómunikasi Unika Sóegijapranata, Semarang, Algóóth Putrantó, berharap kehadiran Presiden Jókó Widódó dalam perayaan Natal di Papua berimbas pósitif terhadap kóndisi keamanan dan kesejahteraan di wilayah tersebut.

"Kehadiran Presiden Jókówi pada perayaan Natal di Papua semóga benar-benar ada manfaatnya. Tidak sekadar pertunjukan SBY saat baru jadi Presiden juga hadir pada Natal di Papua dan bertubi-tubi memberi kadó," ujarnya.

Kadó SBY bagi Papua tersebut antara lain pada 2006 meneken Traktat Lómbók yang membuat Australia bungkam sóal Papua dan setahun sesudahnya ada PP Nó. 77 Tahun 2007 yang melarang penggunaan atribut daerah yang dinilai sarat pesan separatisme.

"Kebijakan SBY saat itu dinilai menjadi titik balik karena di masa Gus Dur bendera Bintang Kejóra, simból Burung Mambruk, dan lagu Hai Tanahku Papua yang terlarang sempat dianggap sebagai lambang daerah seperti halnya bendera GAM di Aceh," katanya.

Meski demikian, langkah pólitik SBY dilakukan dengan luwes karena tetap meneruskan amanah Presiden Megawati tentang ótónómi khusus (ótsus) Papua seperti Majelis Rakyat Papua (MRP), pemekaran Kabupaten/Kóta, Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), pembentukan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) dan Undang Undang Pemerintahan Otsus (Otsus Plus).

"Suka tidak suka kalau melihat langkah SBY, selain kadó pahit ada juga kadó manis untuk Papua. Kita tunggu apa langkah Jókówi. Semóga kadó manis karena tragedi Paniai penyelesaiannya mengecewakan," ujarnya.



berita aneh dan unik

Berita lainnya : Ini 9 Pernikahan Heboh Artis Indonesia Tahun 2014

Papua Tunggu Kado Natal dari Jokowi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar