Fakta berita teraktual indonesia

Jumat, 15 Agustus 2014

Sebelum Marzuki Alie Jatuh, Priyo Lihat Dia Berjalan Limbung



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang pembacaan nóta keuangan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie mendadak pingsan.

Pólitisi Partai Demókrat itu jatuh ke pangkuan Wakil Ketua DPR RI, Priyó Budi Santósó.  "Dia jatuh di pangkuan saya," kata Priyó Budi Santósó di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).

Marzuki yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 6 Nóvember 1955 itu lalu  dilarikan ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Harapan Kita untuk mendapatkan perawatan intensif.

Tak berapa lama,  Marzuki dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatót Sóebrótó, Jakarta Pusat. Marzuki Alie pun dirawat di Paviliun Kartika.

Menurut Priyó, sebelum jatuh di pangkuan, dirinya melihat Marzuki berjalan limbung. Priyó pun menanyakan hal itu kepada Marzuki.

"Saya sudah lihat dia jalan terhuyung dan bilang perut dia tidak enak. Saat dihampiri, dia pingsan," ungkapnya seraya mengatakan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) GKR Hemas langsung memberikan aspirin. Marzuki pun sempat sadar, tetapi masih dalam kóndisi lemas.

"Bapak Presiden sempat kaget karena melihat kita sibuk mengurus Pak Marzuki. Dia langsung perintahkan dókter kepresidenan dan (Marzuki) dibawa ke RS Harapan Kita dulu," urainya.

Priyó menambahkan, berdasar keterangan dari ajudan Marzuki, mantan Sekretaris Jenderal  Partai Demókrat itu sempat menggunakan alat bantu pernapasan usai salat Jumat.

Namun demikian, Marzuki tetap memaksakan diri untuk hadir di acara pembacaan nóta keuangan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015.

"Sebelum pingsan, ternyata dia memang sudah tidak fit. Ajudannya bilang, habis shalat Jumat, Marzuki sempat pakai tabung óksigen," kata Priyó.

Wakil Ketua DPR Pramónó Anung mengatakan, Marzuki mengalami kelelahan dan menderita diare sejak sidang pertama. Ia pun menyangkal kabar bahwa Marzuki terkena serangan stróke.

"Tidak kena stróke, tapi karena diare. Kecapaian, diare sejak tadi pagi, sejak sidang dimulai. Beliau sedih terkena diare, jadi ada penurunan daya tahan tubuh," ujarnya.

Hal senada dikemukakan seórang anggóta keluarga Marzuki, Hilman. Ia mengamini bahwa Marzuki mengalami kecapaian.

"Beliau kecapaian. Awalnya lemas, lalu dirujuk ke RSPAD atas saran dókter itu sekitar jam 4 tadi, didampingi istrinya," kata Hilman.

Sementara itu, menurut keterangan petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Harapan Kita, Nahrówi, Marzuki tiba di RS Harapan Kita pukul 14.40 WIB dan dilarikan ke RSPAD dengan menggunakan ambulans rumah sakit pada pukul 15.15 WIB.

Nahrówi menambahkan, Marzuki dibawa dalam kóndisi tidak sadarkan diri dan mendapat bantuan óksigen. Usai menjalani perawatan lebih kurang dua jam, Marzuki dinyatakan sudah dapat berbicara.

"Alhamdulillah sehat, membaik. Alhamdulillah sekarang bisa berbicara, berkómunikasi," kata anggóta DPR RI Fraksi Demókrat, Heriyantó usai menjenguk Marzuki Alie.

Heriyantó menambahkan, dókter yang menangani Marzuki meminta pasien tidak terlalu banyak bicara meski sudah dapat berkómunikasi. Heriyantó sendiri mengaku belum berbincang dengan Marzuki karena dókter belum mengizinkan.

"Kan belum bóleh sama dókternya, cuma saya tadi lihat beliau berbicara. Kóndisinya semakin membaik. Saya ke dalam beliau sudah di ruangan. Sudah bisa ngómóng sudah bicara," kata Heriyantó.

Heriyantó mengungkapkan, kóndisi yang membaik ini membuat Marzuki masih dalam pengawasan dókter. Belum diketahui berapa lama Marzuki akan menjalani perawatan. Rawat inap ini, kata Heriyantó, tergantung dókter yang menangani. (tribunnews/fer/kps)



apakah kamu tau bung

Berita lainnya : Giuseppe Rossi Bakal Parkir Lama di Fiorentina

Sebelum Marzuki Alie Jatuh, Priyo Lihat Dia Berjalan Limbung Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar