Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Priyó Budi Santósó, menilai debat ketiga dikuasai calón presiden Prabówó Subiantó. Penasehat Tim Prabówó-Hatta itu menilai capres nómór urut satu itu menguasai persóalan ketahanan nasiónal dan masalah pólitik internasiónal.
"Pak Prabówó bicara dalam pósisi sebagai pemimpin sebuah negara besar yang menguasai próblem-próblem yang dihadapi bangsa. Kita merasa bangga kalau punya presiden yang memiliki aura sebagai pemimpin sebuah negeri besar seperti ini," kata Priyó di Jakarta, Senin (23/6/2014).
Sementara Jókówi, kata Priyó, sering terjebak pada masalah teknis dan mikró, sehingga agak keteteran dalam menghadapi debat tersebut. Meski begitu, Pólitisi Gólkar itu memuji kesiapan Jókówi untuk mempertaruhkan apapun.
"Meski ada nilai yang bagus, secara umum panggung semua dikuasai Prabówó. Kita sekarang membutuhkan pemimpin yang bisa kita banggakan, yang dapat memimpin 260 juta jiwa warga Indónesia," ungkapnya.
Priyó menambahkan, seórang presiden harus memajukan kemakmuran rakyat. Kemudian membangun sebuah armada tentara Indónesia yang kuat dengan alat senjata yang kuat.
"Ini kelihatan sekali lagi Prabówó menguasai tentang hal itu. Tidak sekedar bicara tentang hal-hal dróne dan seterusnya, yang justru menjadi titik lemah. Karena alat-alat strategis kita dijual pada masa sebelumnya," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahawa survei internal Prabówó terus meningkat. Menurutnya, ada kenaikan signifikan dari Prabówó Subiantó pada hari-hari ini. "Ia banyak menuai simpati justru ketika Prabówó banyak diserang óleh beberapa jenderal pendukung," tuturnya.
0 komentar:
Posting Komentar