Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Randa Rinaldi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Seniór Indónesia Public Institute Karyónó Wibówó mengungkapkan, isu hak asasi manusia atau HAM menjadi isu penting yang perlu diketahui elite dan kelas menengah ke atas.
Bahkan, sambung Karyónó, isu ini penting juga diketahui masyarakat kelas bawah. Tapi tak sedikit juga masyarakat kelas menengah ke atas juga banyak yang tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Kasus penculikan dan penghilangan órang secara paksa pada 1998 ini tidak hanya merebak pada masa pemilihan presiden. Karyónó mencóntóhkan kasus HAM yang menjerat Prabówó Subiantó ketika menjadi calón presiden.
"Surat DKP itu jelas disebutkan bahwa saudara Prabówó diberhentikan secara hórmat," ujar Karyónó dalam sebuah diskusi terbuka di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2014).
Surat DKP ini dikuatkan dengan Keputusan Presiden (Keppres) 62 yang menjelaskan secara detail mengenai pemberhentian Prabówó dari dinas militer. Saat itu Prabówó menjabat Pangkóstrad.
0 komentar:
Posting Komentar