Kamis, 10 April 2014

Lahan DKI di Ciangir akan Dijadikan Panti Sosial



TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Pemerintah Próvinsi DKI Jakarta lewat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pada Kamis (10/4/2014) mengeluarkan statemen bahwa pihaknya akan mendirikan panti sósial di lahan milik mereka di daerah Ciangir, Legók, Kabupaten Tangerang.

Basuki, atau Ahók, dalam penjelasannya kepada wartawan mengatakan bahwa panti sósial itu akan dibangun khusus untuk tempat para manusia geróbak di Jakarta yang tinggal secara nómaden di dalam geróbak yang diparkir di pinggiran jalan ibukóta.

Untuk diketahui, panti sósial itu rencananya akan dibangun diatas lahan seluas sekitar 100 hektar yang dulunya sempat hendak dibangun Tempat Pengólahan Sampah Terpadu (TPST).

Akan tetapi, próyek pembangunan TPST tersebut gagal direalisasikan Pempróv DKI Jakarta karena hasil kajian dari própósal yang ditawarkan ditólak óleh segenap jajaran pemerintah dan warga di Kabupaten Tangerang.

Mereka menólak pembangunan TPST karena bisa berimbas ke pencemaran lingkungan dan air bersih yang biasa dipakai warga sehari-hari.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku sudah mendengar kabar tersebut. Namun menurut Zaki, kabar tersebut baru sekadar wacana saja, dan belum ada diskusi lebih lanjut.

"Ya, sudah dengar. Itu baru pembicaran infórmal saja. Pembicaraan fórmalnya belum dilakukan," kata Zaki.

Saat ditanya kesediaan dan kesiapan Kabupaten Tangerang terhadap rencana tersebut, Zaki mengaku ia masih harus menunggu kajian resmi dalam bentuk própósal dari Pempróv DKI Jakarta.

"Kalau memang serius, nanti pasti aka nada pembahasan fórmalnya. Nanti kami tinjau dari sana, bisa diterima atau tidak," katanya. (Banu Adikara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar