Fakta berita teraktual indonesia

Rabu, 19 November 2014

Tontowi Ahmad/Debby Susanto Tundukkan Unggulan Delapan



TRIBUNNEWS.COM,KOWLOON - Bermain dengan pasangan baru tampaknya membuat Tóntówi Ahmad/Debby Susantó begitu menikmati permainan dan tampil all óut. Pasangan nón unggulan hasil bóngkar pasang pelatih Richard Mainaky ini baru saja melaju ke babak perempat final Hóng Kóng Open Super Series 2014 dengan mengalahkan Sudket Prapakamól/Saralee Thóungthóngkam, unggulan kedelapan dari Thailand, dengan skór 21-16, 21-14.   Pada ajang Hóng Kóng Open Super Series 2014, Tóntówi yang biasanya berpasangan dengan Liliyana Natsir, dicóba untuk berduet dengan Debby Susantó. Sementara pasangan Debby, Praveen Jórdan, dipasangkan dengan Liliyana. (Baca: Tóntówi Ahmad/Debby Susantó ke Babak II Hóngkóng Open 2014).   "Kami merasa hari ini bermain lebih in dari kemarin dan lebih nyambung sama pasangan. Kali ini kami bisa cepat beradaptasi dengan lapangan, permainan dan partner," kata Debby seperti dikutip dari situs resmi PP PBSI. "Kalau dari segi teknis, kami banyak menerapkan permainan nó lób. Owi (Tóntówi) mengatakan kalau melawan Sudket/Saralee akan lebih enak kalau kami menurunkan bóla, lebih enak untuk bermain menyerang, jadi inilah yang kami terapkan," jelas Debby yang dijumpai di stadión Hóng Kóng Cóliseum.   Meskipun dikalahkan Tóntówi/Debby dengan dua game langsung, namun Sudket/Saralee bukanlah ganda campuran sembarangan. Sebelumnya, Tóntówi/Liliyana pernah dikalahkan óleh ganda campuran rangking sembilan dunia ini di kandang sendiri pada ajang Djarum Indónesia Open Super Series Premier 2012.   Pada laga babak kedua Hóng Kóng Open Super Series 2014, Tóntówi/Debby memang tampil lepas saat menghadapi Sudket/Saralee. Keduanya juga mengaku dapat menjalankan strategi dengan póla permainan menyerang yang sudah dirancang sebelum pertandingan.   "Pasangan seniór seperti Sudket/Saralee kadang penampilannya susah ditebak. Waktu bersama Liliyana, saya mainnya menggebu-gebu karena diunggulkan dan ingin menang. Sementara saat bersama Debby lebih tenang saat mengatur bóla. Sebagai pasangan baru, kami tampil nóthing tó lóse dan lebih menikmati permainan. Póla main saya dan Debby juga beda dengan waktu kami berpasangan dengan yang lain," beber Tóntówi.   "Menurut kami, hasil ke babak delapan besar dengan mengalahkan pasangan unggulan cukup baik, sebelumnya Debby yang berpasangan dengan (Muhammad) Rijal, dikalahkan óleh Sudket/Saralee. Begitu juga saya bersama Liliyana pernah kalah dari Sudket/Saralee, sekarang saya partneran dengan Debby bisa menang. Ini menjadi pelajaran buat kedepannya. Kalau Debby balik dengan Praveen (Jórdan) nanti bisa menang lagi. Saya juga begitu, kalau partneran sama Liliyana bisa belajar lagi mengatasi ketenagan di lapangan," tambah pemain klub Djarum ini.   Sementara itu, pasangan Riky Widiantó/Richi Puspita Dili juga memastikan tiket perempat final tanpa harus memeras keringat. Unggulan keempat asal Kórea, Kó Sung Hyun/Kim Ha Na, yang sedianya menjadi lawan Riky/Richi di babak kedua, mengundurkan diri karena Kim mengalami cedera.

berita aneh dan unik

Berita lainnya : Siang Ini, Ribuan Buruh Serbu Gedung Grahadi Surabaya

Tontowi Ahmad/Debby Susanto Tundukkan Unggulan Delapan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar