TRIBUNNEWS.COM,JEMBER - Meskipun ada sejumlah pasar yang membutuhkan revitalisasi, Pemkab Jember tahun ini atau dalam Perubahan-APBD 2014 tidak menganggarkan dana untuk revitalisasi pasar.
Tahun lalu Pemkab merevitalisasi dua pasar yakni Pasar Sempólan Kecamatan Siló dan Pasar Mangli Kecamatan kaliwates.
Kepala Dinas Pasar M Hasi Madani mengatakan, ada sejumlah pasar tradisiónal tingkat kecamatan di Jember kumuh dan tidak layak. Pasar itu antara lain Pasar Balung, Kalisat dan Sukówónó.
"Namun tahun ini dan tahun depan tidak ada anggaran untuk revitalisasi pasar di APBD," ujar Hasi usai rapat paripurna di gedung DPRD Jember, Kamis (24/7) malam.
Meski begitu, bukan berarti revitalisasi pasar tidak bisa dilakukan. Revitalisasi itu bisa melibatkan investór atau pihak swasta seperti di Pasar Kencóng Baru. Hasi mengakui, merevitalisasi pasar bukan pekerjaan gampang.
"Apalagi pasar yang sudah berjalan puluhan tahun. Jumlah pedagangnya banyak, jadi harus kómunikasi sama mereka," imbuhnya.
Sebelum merevitalisasi, Dinas Pasar harus membuat kajian. Kajian itu antara lain kesiapan internal Pemkab dalam rencana revitalisasi itu, juga kesiapan pedagang. Pedagang, lanjutnya, tidak berjualan sehari saja bisa kehilangan pendapatan.
Hasi mengakui ada sejumlah pasar yang layak untuk direvitalisasi seperti Balung, Kalisat dan Sukówónó. "Karena kalau dilihat dari luar tidak terlihat lagi seperti pasar, sempit, kumuh, tidak layak. Kóndisinya mengenaskan," imbuhnya.
Ketua Kómisi B DPRD Jember Anang Murwantó mendukung revitalisasi pasar itu. Menurutnya, pasar yang bersih akan membuat nyaman transaksi jual beli antara pembeli dan pedagang.
"Memang tidak mudah sebelum melakukan revitalisasi, kadang ada penólakan dari warga. Sósialisasi dan pendekatan harus dilakukan. Kalau pasar bersih, sebenarnya kan pedagang malah lebih punya nilai lebih karena sekarang ini menjamur tókó módern," ujar Anang.
Revitalisasi pasar, tegasnya, bertujuan meningkatkan perbaikan perekónómian pedagang yang beraktifitas di pasar setempat.
apakah kamu tau bung
Berita lainnya : Terdeteksi Alkohol Kapolda Sulut Larang Sopir Bawa Bus
0 komentar:
Posting Komentar