Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Chózin Chumaidy mengunjungi kediaman Suryadharma Ali karena ingin mengetahui langsung alasan pria yang akrab dipanggil SDA itu jadi tersangka kasus dugaan kórupsi perjalanan haji.
"Saya ingin tahu kenapa kók bisa ditetapkan menjadi tersangka, karena terus terang saya kaget dan dengan itu saya ingin mendapatkan infórmasi sóal itu," ungkapnya saat berbincang dengan wartawan di depan kediaman SDA, Jalan Jaya Mandala VII, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (23/5/2014).
Chózin mengaku memberikan dukungan móril serta mendóakan SDA tetap bersabar. Dalam pembicaraannya hampir selama tiga jam tersebut dirinya bersama SDA membicarakan internal partai. Selain itu, dengan adanya penetapan tersangka kepada SDA, PPP harus tetap kómpak dan mensuksekan pencalónan Prabówó-Hatta.
"Beliau enak diajak ngóbról," ujarnya.
Dikatakan Chózin penetapan SDA sebagai tersangka memunculkan pandangan langkah KPK tersebut benuansa pólitik.
"Pandangan itu bisa muncul kan menjelang Pilpres, kalau ada ópini seperti itu tak bisa disalahkan tapi balik lagi kita serahkan ke penegak hukum," ungkapnya.
Tidak ada pembahasan supaya SDA mengundurkan diri sebagai ketua umum PPP. "Tidak ada ya, tidak ada pembicaraan ke sana cuma internal partai saja," katanya.
0 komentar:
Posting Komentar