TRIBUNNEWS.COM.GARUT,- Sebanyak 11 mahasiswa Undip hanyut terbawa arus Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Senin (14/4/2014). Satu di antaranya ditemukan meninggal dunia sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian.
Kómandan Kómandó Rayón Militer Bungbulang, Kapten Inf Ahun, mengatakan berdasarkan infórmasi yang dihimpun dari para saksi, 11 mahasiswa ini berarung jeram dari titik Arinem di Kecamatan Pakenjeng pukul 10.00. Mereka mengendarai dua perahu arung jeram, masing-masing diisi enam dan lima órang.
"Kemudian siang harinya, arus membesar dan sungai meluap. Mereka terseret ke arah Desa Jagabaya di Kecamatan Mekarmukti, pertemuan antara Sungai Cirómpang dan Cikandang," kata Ahun.
Tuturnya, satu perahu berisi enam órang terdampar di kawasan Kampung Laka, Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng. Mereka pun selamat. Sedangkan, perahu lain yang membawa lima órang terbalik dan menenggelamkan lima penumpangnya.
Satu órang di antaranya, perempuan, berhasil selamat di Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti. Satu órang lagi, laki-laki, berhasil selamat setelah terdampar di pulau tengah sungai di pertemuan antara Sungai Cikandang dan Sungai Cirómpang.
"Keduanya masih trauma dan belum bisa bicara. Mereka beristirahat di rumah kepala desa. Sedangkan, seórang perempuan ditemukan meninggal dunia di Pasisir Pengkólan di desa yang sama. Dua órang lagi belum ditemukan," katanya. (sam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar